Salam Persahabatan Untuk Semua

Satukan Hati Karena Ilahi

::Hanya Ada Satu Bumi Untuk Kita Tempati Bersama::

::Hanya Ada Satu Negeri Untuk Kita Bangun Bersama::

" INDONESIA "

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Rabu, 09 Desember 2009

Anakku Sayang...Oase Iman | Eramuslim


oleh Lizsa Anggraeny
Kamis, 10/12/2009 05:13 WIB
sumber : www.eramuslim.com

"Boleh anak anda saya jadikan model?"

Suatu siang, di taman Jiyuugaoka, tanpa disangka-sangka sapaan tersebut tiba-tiba mampir. Berdiri di hadapan saya seorang anak muda, sambil memegang camera dengan talinya mengantung di leher.

Melihat saya terdiam, lelaki muda tersebut mengeluarkan kartu nama. Dari profesi yang tertulis saya mulai bisa menebak. Ia mungkin seorang fotografer dari sebuah majalah. "Saya sedang membutuhkan beberapa model anak" Kembali lelaki muda itu meneruskan.



"Moshi yokattara, renraku kudasai... (Kalau berkenan, tolong hubungi....)" Sambil sedikit membungkukkan badan, lalu berpamitan. Meninggalkan saya dengan kartu nama di tangan.

Dari jarak beberapa meter, saya perhatikan si kecil yang sedang tertawa-tawa senang sambil berlari-lari kecil mengejar burung merpati liar. Matanya yang bulat, pipinya yang memerah serta kibaran jilbab kecilnya yang tertiup semilir angin musim dingin, menambah 'cute' penampilan si kecil yang baru genap berumur satu tahun.

Memandang si kecil, ingatan saya kembali melayang-layang ke masa lalu. Hampir dua belas tahun pernikahan, saya menantikan kehadiran buah hati. Beberapa terapi dan pengobatan telah dijalani. Kadang melelahkan, menjemukan dan memilukan dengan beberapa kegagalan-kegagalan. Kehadiran si kecil dalam penantian panjang merupakan hadiah terindah dalam kehidupan saya. Bagai anak kecil yang kegirangan ketika mendapatkan hadiah mainan, begitupun dengan perasaan saya ketika berhasil mendapatkan buah hati. Rasanya, ingin sekali menjaga hadiah tersebut agar tetap indah.

Tawaran menjadi model? Ini bukan kali pertama si kecil ditawari. Beberapa bulan ke belakang, saat saya dan si kecil sedang berjalan-jalan di pertokoan, tiba-tiba seseorang yang mengaku agent model mendekati. Dengan pertanyaan yang kira-kira sama, saya menerima kartu nama dan diminta menghubungi jika berminat.

Jujur, ketika pertama kali si kecil mendapat tawaran menjadi model, hati saya melonjak riang. Jadi model anak? Di Jepang? Wah... Kesempatan bagus! Selain dapat memupuk potensi si kecil yang mungkin cocok di dunia modeling, juga dapat menjadi penghasilan tambahan yang nantinya bisa jadi tabungan si kecil. Begitu pikir saya awalnya.

Namun pikiran tersebut saya buang jauh-jauh ketika pada satu kesempatan, saya melihat kejadian yang tak terduga. Si kecil mulai bisa melambai-lambaikan tangan dan meniru posisi membungkukan badan. Dua keahlian baru si kecil yang tak pernah saya ajarkan sebelumnya. Si kecil mempelajari dua gerakan tadi dari lingkungan di sekelilingnya, yang mungkin ia serap ketika saya ajak belanja, main di taman, atau berjalan-jalan sore. Kebiasaan "bye-bye" dan "ojigi (memberi hormat dengan membungkuk)" yang ditiru dari masyarakat umum Jepang.

Si kecil dalam usianya saat ini memang sedang senang meniru dan menyerap banyak hal. Bagaimana jika sedari kecil dijadikan model lalu menjadi kerasan hingga dewasa? Dunia modeling diserapnya sebagai bagian dari hidup. Melenggak-lenggok di depan camera, di atas panggung untuk dikagumi orang-orang menjadi hal biasa. Terseok dalam kehidupan dunia gemerlap, mengikuti fashion empat musim negeri Jepang, tumbuh menjadi sosok dewasa yang terlepas dari gengaman erat Islam. Na`udzubillahimindzalik.... Merinding saya jika memikirkan hal tersebut.

Saya makin merinding ketika mengingat sebait syair dari buku "25 Kiat Mempengaruhi Jiwa dan Akal Anak" yang berbunyi seperti ini, "Apakah kau akan menangis atas anak yang sebenarnya telah kau bunuh? Ia telah mati dan kini apa yang bisa kau lakukan...?"

Bukan, saya memang tidak sedang ataupun tidak ingin membunuh perkembangan anak. Tapi melibatkan anak dalam dunia modeling yang mungkin jauh dari tatacara Islami, sama saja dengan siap membuka gerbang untuk 'membunuh' generasi penerus yang Islami. Saya tidak mau menangis, menyesali anak yang nantinya terlanjur hidup di luar tatanan aqidah Islam.

Anakku sayang....

Dua belas tahun menanti, ingin rasanya Ummi menjaga amanat yang telah diberikan ini sebaik-baiknya. Hingga waktunya tiba, Ummi dapat mengembalikan amanat tersebut sama seperti saat pertama kali menerimanya. Putih, bersih tanpa noda, terjaga fitrahnya.

Percayalah Nak, menjadi model, bukan satu-satunya jalan untuk mengembangkan potensi, kreasi dan prestasi.

***

Sebuah renungan, aishliz et Japan

## Selengkapnya....

Dia yang mulai suka membaca

Keuletan orang tua sangat mempengaruhi perkembangan anak. Dalam keseharian waktu orang tua membersamai dan mengarahkan anak lebih banyak jika dibandingkan seorang guru atau ustadzah, sehingga orang tua harus bisa memilihkan kegiatan atau aktifitas yang bermanfaat bagi anak. Bukan untuk mengekang, akan tetapi mengarahkan aktifitas mereka. Apalagi zaman sekarang ini banyak metode/cara belajar sambil bermain. Berarti disini dibutuhkan orang tua yang mau memahami dan mengerti cara belajar seorang anak.

Azkia sebut saja begitu, merupakan anak yang suka sekali bermain. Kalau sudah dirumah dan belum mau tidur, tentu yang dia lakukan adalah main, dan main. Sampai terkadang abi dan uminya sudah kliyep-kliyep matanya [ngantuk : read], tetapi azkia tetap saja meminta untuk bermain.
Setiap kali ada kesempatan, uminya mengajari dia membaca "Bacalah", dan sekarang ini sudah sampai jilid 2. Alhamdulillah perkembangannya cukup baik. Di usia 5,4 tahun sudah bisa membaca "PANTAI DEPOK".
Ceritanya begini: Suatu hari langit mendung (hehehe..kebiasaan kalau cerita pasti pake kata "suatu hari:).Waktu itu kakak nya istri (bude nya azkia) ngajak plesir (tour:english nya begitu) ke Pantai Depok. Maka kami dua keluarga pergi Tour ke Pantai Depok. Sesampai disana, Azkia senang sekali bermain air. Sambil dipegangi abinya dia bermain air sambil ketawa (cekakak cekikik).Wah..sampai pegel nih megangi nya. Setelah selesai kamipun bersih-bersih. Nah..disekitar situ ada plang bertuliskan Pantai Depok. Kucoba bertanya kepadanya :"Azki..Coba itu bacanya apa?"
Sedikit demi sedikit namun pasti diapun mengeja "Pan..Tai...De..Pok"
Sontak saja kuberi applause (bener nggak yahh tulisannya) kepadanya.Diapun seneng karenanya. Lalu kucoba lagi membaca sebuah tulisan di sebuah spanduk, kalau gak salah spanduk rokok. Disatu sisi atas ada tulisan "BARU"."Azki..itu bacanya apa?"..Diapun mengeja kembali, "Ba..Ru".Sambil tersenyum dia mengalungkan tangannya di leher abi, sepertinya dia merasa senang.
Setelah beberapa saat kamipun pulang.
Akhir-akhir ini dia suka kalau baca cerita. Dan bisa dibilang setiap mau tidur dia pasti ingin dibacakan cerita. Entah itu abi atau umi yang membacanya. Terkadang kalau yang baca sudah ngantuk, bacanya jadi gak karuan, azkia pun protes.Tapi itulah pengorbanan dan keuletan untuk senantiasa mengarahkan dan membersamai anak.
Itu sedikit waktu membersamai "Sambil bermain, kita belajar". Mudah-mudahan kesabaran dan ketelatenan kita akan membuahkan hasil anak-anak yang sholeh dan cerdas. Amiin
## Selengkapnya....

Minggu, 06 Desember 2009

Tiga Tanda Kiamat yang Harus diantisipasi Dewasa ini

Sumber :www.eramuslim.com

Ada tiga tanda fenomenal dari tanda-tanda Kiamat yang perlu diantisipasi dewasa ini oleh umat manusia pada umumnya dan umat Islam pada khususnya. Dua di antara ketiga tanda itu masuk dalam kategori tanda-tanda besar Kiamat. Satu lagi kadang dimasukkan ke dalam tanda besar, namun ada pula yang menyebutnya sebagai tanda penghubung antara tanda- tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat.

Tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat ialah diutusnya Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan tanda Kiamat yang menghubungkan antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat karena datang pada saat dunia sudah menyaksikan munculnya seluruh tanda-tanda kecil Kiamat yang mendahului tanda-tanda besar Kiamat. Allah tidak akan mengizinkan tanda-tanda besar Kiamat datng sebelum berbagai tanda kecil Kiamat telah tuntas kemunculannya.

Banyak orang barangkali belum menyadari bahwa kondisi dunia dewasa ini ialah dalam kondisi dimana hampir segenap tanda-tanda kecil Kiamat yang diprediksikan oleh Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam telah bermunculan semua. Coba perhatikan beberapa contoh tanda-tanda kecil Kiamat berikut ini:

* Dan perceraian banyak terjadi ويكثر الطلاق
* Dan banyak terjadi kematian mendadak (tiba-tiba) و الموت الفجاء
* Dan banyak mushaf diberi hiasan (ornamen) و حلية المصاحف
* Dan masjid-masjid dibangun megah-megah و زخرفت المساجد
* Dan berbagai perjanjian dan transaksi dilanggar sepihak و نقضت العهود
* Dan berbagai peralatan musik dimainkan و استعملت المأزف
* Dan berbagai jenis khamr diminum manusia و شربت الخمور
* Dan perzinaan dilakukan terang-terangan و فخش الزنا
* Dan para pengkhianat dipercaya (diberi jabatan kepemimpinan) و اؤتمن الخائن
* Dan orang yang amanah dianggap pengkhianat (penjahat/teroris) و خون الأمين
* Tersebarnya Pena (banyak buku diterbitkan) ظهور القلم
* Pasar-pasar (Mall, Plaza, Supermarket) Berdekatan تتقارب الأسواق
* Penumpahan darah dianggap ringan استخفاف بالدم
* Makan riba أكل الربا

Jadi kalau kita perhatikan, contoh-contoh di atas jelas sudah kita jumpai di zaman kita dewasa ini. Bahkan bila kita buka kitab para Ulama yang menghimpun hadits-hadits mengenai tanda-tanda kecil Kiamat, lalu kita baca satu per satu hadits-hadits tersebut hampir pasti setiap satu hadits selesai kita baca kita akan segera bergumam di dalam hati: “Wah, yang ini sudah..!” Hal ini akan selalu terjadi setiap habis kita baca satu hadits. Laa haula wa laa quwwata illa billah....

Jika tanda-tanda kecil Kiamat sudah hampir muncul seluruhnya berarti kondisi dunia dewasa ini berada di ambang menyambut kedatangan tanda-tanda besar Kiamat. Dan bila asumsi ini benar, berarti dalam waktu dekat kita semua sudah harus bersiap-siap untuk menyambut datangnya tanda penghubung antara tanda-tanda kecil Kiamat dengan tanda-tanda besar Kiamat, yaitu diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Hal ini menjadi selaras dengan isyarat yang diungkapakan Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengenai dua pra-kondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi.

أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ

وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kese-wenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad)

Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan adanya dua prakondisi menjelang diutusnya Imam Mahdi ke tengah ummat Islam. Kedua prakondisi tersebut ialah pertama, banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan kedua, terjadinya gempa-gempa. Subhaanallah. Jika kita amati kondisi dunia saat ini sudah sangat sarat dengan perselisihan antar-manusia, baik yang bersifat antar-pribadi maupun antar-kelompok. Demikian pula dengan fenomena gempa sudah sangat tinggi frekuensi berlangsungnya belakangan ini.

Berarti kedatangan Imam Mahdi merupakan tanda Akhir Zaman yang jelas-jelas harus kita antisipasi dalam waktu dekat ini. Dan jika sudah terjadi berarti kitapun harus segera mempersiapkan diri untuk mematuhi perintah Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam yang berkaitan dengan kemunculan Imam Mahdi. Kita diperintahkan untuk segera berbai’at dan bergabung ke dalam barisannya sebab episode-episode berikutnya merupakan rangkaian perang yang dipimpin Imam Mahdi untuk menaklukkan negeri-negeri yang dipimpin oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya).

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ

“Ketika kalian melihatnya (Imam Mahdi) maka ber-bai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Ibnu Majah)

Imam Mahdi akan mengibarkan panji-panji Al-Jihad Fi Sabilillah untuk memerdekakan negeri-negeri yang selama ini dikuasai oleh para Mulkan Jabriyyan (Para penguasa yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya). Beliau akan mengawali suatu proyek besar membebaskan dunia dari penghambaan manusia kepada sesama manusia untuk hanya menghamba kepada Allah semata, Penguasa Tunggal dan Sejati langit dan bumi. Beliau akan memastikan bahwa dunia diisi dengan sistem dan peradaban yang mencerminkan kalimatthoyyibah Laa ilaha illAllah Muhammadur Rasulullah dari ujung paling timur hingga ujung paling barat.

Ghazawaat (perang-perang) tersebut akan dimulai dari jazirah Arab kemudian Persia (Iran) kemudian Ruum (Eropa dan Amerika) kemudian terakhir melawan pasukan Yahudi yang dipimpin langsung oleh puncak fitnah, yaitu Dajjal. Dan uniknya pasukan Imam Mahdi Insya Allah akan diizinkan Allah untuk senantiasa meraih kemenangan dalam berbagai perang tersebut.

تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ

ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ

“Kalian akan perangi jazirah Arab dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan menghadapi Persia dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Ruum dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya, kemudian kalian akan perangi Dajjal dan Allah akan beri kemenangan kalian atasnya.” (HR Muslim)

Lalu kapan Nabiyullah Isa ’alihis-salaam akan turun dari langit diantar oleh dua malaikat di kanan dan kirinya? Menurut hadits-hadits yang ada Nabi Isa putra Maryam ’alihis-salaam akan datang sesudah pasukan Imam Mahdi selesai memerangi pasukan Ruum menjelang menghadapi perang berikutnya melawan pasukan Dajjal. Pada saat itulah Nabi Isa ’alihis-salaam akan Allah taqdirkan turun ke muka bumi untuk digabungkan ke dalam pasukan Imam Mahdi dan membunuh Dajjal dengan izin Allah.

Begitu Imam Mahdi dan pasukannya mendengar kabar bahwa Dajjal telah hadir dan mulai merajalela menebar fitnah dan kekacauan di muka bumi, maka Imam Mahdi mengkonsolidasi pasukannya ke kota Damaskus. Lalu pada saat pasukan Imam Mahdi menjelang sholat Subuh di sebuah masjid yang berlokasi di sebelah timur kota Damaskus tiba-tiba turunlah Nabi Isa ’alihis-salaam diantar dua malaikat di menara putih masjid tersebut. Maka Imam Mahdi langsung mempersilahkan Nabi Isa ’alihis-salaam untuk mengimami sholat Subuh, namun ditolak olehnya dan malah Nabi Isa ’alihis-salaam menyuruh Imam Mahdi untuk menjadi imam sholat Subuh tersebut sedangkan Nabi Isa ’alihis-salaam makmum di belakangnya. Subhanallah.

" ينزل عيسى بن مريم ، فيقول أميرهم المهدي : تعال صل بنا ،

فيقول : لا إن بعضهم أمير بعض ، تكرمة الله لهذه الأمة " .

"Turunlah Isa putra Maryam ’alihis-salaam. Berkata pemimpin mereka Al-Mahdi: "Mari pimpin sholat kami." Berkata Isa ’alihis-salaam: "Tidak. Sesungguhnya sebagian mereka pemimpin bagi yang lainnya sebagai penghormatan Allah bagi Ummat ini." (Al Al-Bani dalam ”As-Salsalatu Ash-Shohihah”)

Saudaraku, marilah kita bersiap-siap mengantisipasi kedatangan tanda-tanda Akhir Zaman yang sangat fenomenal ini. Tanda-tanda yang akan merubah wajah dunia dari kondisi penuh kezaliman dewasa ini menuju keadilan di bawah naungan Syariat Allah dan kepemimpinan Imam Mahdi beserta Nabiyullah Isa ’alihis-salaam.

Ya Allah, masukkanlah kami ke dalam barisan pasukan Imam Mahdi yang akan memperoleh satu dari dua kebaikan: ’Isy Kariman (hidup mulia di bawah naungan Syariat Allah) au mut syahidan (atau Mati Syahid). Amin ya Rabb.

## Selengkapnya....

Kamis, 03 Desember 2009

Unduh-Mengunduh photosine


Untuk yang suka rias-merias foto,silahkan mengunduh software ini. untuk mengunduh silahkan klik sini



## Selengkapnya....